Selasa, 29 April 2014

[BREAKING] Plane Crash Lands In Pengkalan Chepa

A Piper Warrior II single-engine aircraft crashed landed at Taman Kurnia Jaya, Pengkalan Chepa on Monday, 27 April 2014, injuring its pilot.

Jumat, 25 April 2014

Ajaib, Seorang Bayi Lahir Dari Dalam Tanah

Seorang bayi lahir dari dalam tanah, ini benar-benar cerita nyata dan bukan cerita isapan jempol untuk menarik pembaca. Mungkin anda menyimpulkan bahwa bayi tersebut adalah bayi ajaib, bayi jadi-jadian atau bayi yang di buang oleh orang tuanya karena berasal dari hubungan gelap mereka. Ketika di temukanpun bayi ini memunculkan banyak pertanyaan, bagaimana mungkin seorang bayi muncul dari dalam tanah? Mungkinkah bumi melahirkan seorang anak manusia secara nyata? Berikut ini ceritanya. 
Kisah ini terjadi di Bangladesh. Suatu sore seorang lelaki melintas pada sebuah jalan rusak dan telah porak poranda akibat ganasnya banjir di kota Bangladesh. Lelaki itu mendengar suara tangisan bayi seolah-olah berasal dari dalam tanah. Menurut lelaki ini suara bayi tersebut adalah sebuah keanehan karena disekitar tempat tersebut sudah tidak lagi di temukan rumah, karena bangunan-bangunan di daerah tersebut sudah rata dengan tanah.
Karena penasaran, lelaki tersebut langsung mencari sumber suara bayi yang sepertinya berasal dari dalam tanah. Dan alangkah terkejutnya pria ini ketika melihat pemandangan ganjil di depan matanya, seorang bayi mungil masih merah ada di antara belahan lumpur bekas banjir dan seperti muncul dari dalam tanah.
Masyarakat setempat ketika itu diliputi berbagai macam pertanyaan, bagaimana mungkin bayi muncul dari dalam tanah. Akhirnya salah seorang warga menemukan sebuah ide yang didasari oleh perkiraannya. Dia memperkirakan bayi tersebut lahir dari perempuan korban banjir yang belum lama menimpa daerah tersebut. Ide penggalian tempat di temukannya bayi tadipun muncul, ternyata benar di tempat tersebut di temukan mayat yang di kenali oleh masyarakat setempat sebagai perempuan yang hampir melahirkan sebelum terjadinya bencana banjir di tempat tersebut. Saat mayat di temukan, pada mayat wanita malang ini masih terdapat tanda-tanda seperti orang baru melahirkan.
Sungguh menyedihkan, lahir di dunia dengan keadaan yang tidak tepat tanpa kasih sayang orang tua aslinya. Semoga anak tersebut mendapat kasih sayang dan menjadi anak yang pemberani dan menjalani kehidupan di dunia ini.

Kamis, 24 April 2014

Vehicular Geng Motor, Brimob moves to the intersection Postal Pettarani-Mahmud

The rise of Motorcycle Gang last few weeks make Brikade Corps (Brimob) move South Sulawesi Provincial Police Mobile Brigade headquarters gatehouse of close Jl Alauddin Pabaeng-Baeng market, Makassar to the intersection of Jl AP Pettarani-Alauddin, Makassar, on Thursday (04/24/2014).

Indeed, the rise of motorcycle gangs make police agencies were overwhelmed and had even asked for help from the military command Wirabuana VII, to combat crime motorcycle gang growing craze and disturbing residents of Makassar.

Monitoring timur.com stands at the crossroads of the members of the police units in black 24-hour standby. Seen dozens of Brimob busy bercengkramah, partly also chat with community members, and two of them are busy playing chess on the sidewalk.

PKS of legislative candidates tire repairman So Representatives

One of the seven candidates Prosperous Justice Party ( PKS ) in Subang , West Java , who qualified as a board member , is Raska . This becomes interesting because of Raska in their daily work as a tire repairman .
Based on the news reported www.pkspiyungan.org site , Raska escapes into Subang member of parliament Constituency 7 ( Cikaum , Purwadadi , Tambakdahan , and Binong ) .
As a tire repairman , Raska claimed to earn an average of USD 50,000 per day . Therefore , Raska not use capital with plenty of money to go forward as representatives of the people . " Nah no capital . Yeah I capital was mediocre, " he said .
Raska claimed a lot of support from the surrounding community . Because of the support that he made ​​up his mind to go forward in the recent elections . " Who knows to be a candidate , I can be useful for many people , " Raska said .
" Thank God , I am getting full support from the community . I'm not going to waste the support , " said Raska again .
Based on data from the Commission Subang , 50 members of Parliament from 2014 to 2019 period 9 April 2014 Pileg results scattered in various parties , the PDI - P as many as 10 seats , 7 seats PKS , Golkar Party 7 seats , Gerindra 5 seats , the Democratic Party 5 seats , CLA 5 seats , 3 seats Nasdem Party , PAN 3 seats , 3 seats Hanura , PPP and 2 chairs

BREAKING NEWS: Students Protest Commemorating UMI Makassar Anger

Dozens of Indonesian Muslim University Students (UMI) that are members of the Student Alliance UMI, conduct demonstrations commemorating Bloody April Makassar (Anger) in front of the campus UMI, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, on Thursday (04/24/2014).

They unfurled a white banner that read, "Forgiveness does not mean forgetting Anger and Anger Complete Case Militarism and the Decline".

"We will not forget that human rights violations. Attacks students using firearms. Weapons that should be used to protect the people of Indonesia. Military Student has treated the same as animals. We will not forget the history of it," said Field Coordinator, Diwan, in his speech. (*)

Senin, 21 April 2014

Perempuan Makassar Penemu Australia

Ketika Guswan, Lukman, Abdul Jalal,  Akhmad, Fadli Isra Saite, dan Rusmin Nuryadi mendaratkan sandeq di pantai Darwin, maka itulah jarak terjauh perahu bercadik yang pernah diawaki para mahasiswa, Senin  (21/10/2011). Ratusan bahkan ribuan tahun sebelum tibanya enam anggota Korps Pencinta Alam Universitas Hasanuddin (KORPALA-Unhas) di Australia, masih terbenam misteri besar tentang siapakah penemu pertama benua itu.
Ketika waktu belum terpastikan dalam penanggalan dan tempat belum tergambar dalam pemetaan, saat itulah Baiini atau Baijini tiba di Australia, bertemu dengan warga Aborigin. Siapapun mereka, tak ada nama yang bisa tersebutkan, bahkan asal muasal juga masih terentahkan di wilayah berantah.
National Museum of Australia, menempatkan Baiini sebagai sosok teratas penemu Australia. Kesimpulan itu berdasarkan pada Ronald Berndt dan Catherine Berndt  dalam  Arnhem Land: Its History and Its People (1954) maupun Les Hiatt dan Kim McKenzie dalam People of the Rivermouth: The Joborr Texts of Frank Gurrmanamana ( 2002). Urutan penemu Australia menurut National Museum of Australia yakni the Baijini gypsies, Macassans (orang Makassar), dan selanjutnya orang Barat.
Interaksi Aborigin dan Baiini diperkirakan terjadi tak kurang dari abad ke-15. Sumber tentang Baiini dari dongeng tentang Djankawu/Djanggawul dan adiknya, Laindjung.  Keduanya merupakan mitos nenek moyang Aborigin. Kisah mereka bertemu Baiini diceritakan dalam versi story cycles.
Story cycles merupakan berwai yang terus menerus diceritakan secara berlanjut, tanpa diketahui siapa yang pertama kali membuat alur legendanya. Setiap orang bisa menceritakan hal-hal baru dalam pengisahan itu, tanpa merubah isi cerita. Inilah bentuk kompilasi narasi penceritaan yang bisa dikisahkan oleh siapapun dalam suatu kelompok. Caranya mereka duduk melingkar, lalu setiap orang bercerita berdasarkan persepsi masing-masing.
Baiini mendarat di sebelah utara Australia dan memasak teripang. Di tempat itu juga tempat berlabuh orang Makassar. Ketika Baiini selesai masak teripang, sendok yang dipakainya menghitam. Djangkawu menyukai warna baru pada sendok itu dan kemudian menggunakannya sebagai dasar desain lukisannya.
Hubungan pertama kedua tetua Aborigin melalui perdagangan barter, ketika itu Djankawu mendapatkan tali berbulu indah. Lainjung juga bertemu dengan Baiini. Lainjung diajak makan nasi dari hasil panenan Baiini.
H.W. Monroe (2011) memberikan deskripsi tentang Baiini yang mananam padi di Warrimiri dan Gumaidj. Beras itu disebut birida. Ketika sudah dikupas dari gabah, disebut sebagai luda. Birida secara fonetik cukup dekat dengan penyebutan berasa’ dalam bahasa Makassar atau beratha dalam bahasa Aborigin. M. H. Monroe menuliskan detail tentang Baiini dalam topik Australia: The Land Where Time Began di austhrutime.com
Baiini tiba di pantai utara dengan menaiki perahu yang disebut lolpheru. Penyebutan itu mirip dengan sebutan lopi dalam dialek Konjo Makassar tentang perahu. Dongeng itu punya kemiripan pula dengan cerita kedatangan pertama orang Makassar dalam kisah Gumatj, Lamamirri, dan Rirratjilu dari warga Yirrkala.
Hubungan pertama Makassar dan Aborigin, dikisahkan dalam “Dhimurru Indigenous Protected Area Cultural Heritage Management Plan 2009 to 2015” yang diterbitkan oleh Dhimurru Aboriginal Corporation. Kisah awal pertemuan antara orang Yolngu dan Makassar dipaparkan oleh Gulawu Nurruwuthun (Cooke 1987:22-23), seorang warga Yirrkala.
Menurut Berndt & Berndt (1954), warga Arnhem Land kemungkinan memiliki hubungan dalam waktu yang lama terhadap Baiini melebihi kelompok lain di Australia. Ingatan tentang Baiini tersebut diwariskan dalam lagu di wilayah timur Arnhem Land. Lagu-lagu warga Aborigin menceritakan tentang rumah batu Baiini, kain yang ditenun dan dicelup, kebun-kebun, dan metode menangkap ikan dengan cara ditusuk, yang tampaknya berbeda dari cara suku Aborigin (Berndt & Berndt, 1964).
Penanda paling kuat bahwa Baiini itu adalah orang Makassar, karena yang paling memukau orang Aborigin yakni kecantikan perempuan tersebut. Baine adalah sebutan perempuan secara kelamin dan gender dalam bahasa Makassar. Baiini dan Baijini adalah perbedaan artikulasi fonetik dari baine, sebagaimana ketika orang Aborigin menyerap bahasa Makassar sebagai kosakata.
Ronald Berndt (1964:287) dalam The Gove Dispute : the Question of Australian Aboriginal Land and Preservation of Sacred Sites, mendeksripsikan tentang sosok yang paling jelas tentang Baiini, yang memang perempuan. Deskripsi tersebut berdasarkan kisah mitos Aborigin yang merupakan satu-satunya bukti tentang Baiini tersebut. Syair dalam alunan itu diterjemahkan oleh Berndt dan dipublikasikan oleh Swain (2001).  Salah satu bait dalam sajak itu yakni “Baijini datang lebih dulu dari kami” (Berndt dan Berndt 1947). Peta lokasi kedatangan Baiini tersebut juga tersedia (Berndt dan Berndt 1954).
Berndt menggambarkan sosok sang perempuan itu, “Disini seorang wanita Baiini melahirkan bayi. Baiini dan orang Makassar membuat lahan kebun, menanam padi, ngarial, yang sekarang tumbuh liar.” Tentang apa itu ngarial, Berndt tak menjelaskan. Phylis Turner (2006) dalam tesis berjudul The Colonisation of Australia prior to European Settement juga mengutip versi ini. Dalam bahasa Makassar, bila ada semak atau rumput apapun yang tumbuh liar disebut rea atau ngarea. Apakah ngarea sama dengan ngarial?
Sejarah kedatangan Baiini dipublikasikan dalam Arnhem Land : Its History dan Its People (Berndt : 1954). Semua isi syair gita tersebut diterima oleh masyarakat Aborigin, tapi para peneliti menganggapnya sebagai mitos. Berndt sendiri tetap percaya keberadaan Baiini.  “Eksistensi dari pra-Makassar Baijini tak didukung oleh bukti arkeologis dan dokumentasi ; keberadaan mereka hanya bersumber dari tradisi masyarakat setempat…Siapa sesunguhnya mereka, tidak bisa dipastikan (1954: 397).
J. Isaacs dalam Australian Dreaming : 40.000 Years Aboriginal Dreaming mendukung pandangan Berndt tentang Baiini. Keterangannya malah memunculkannya adanya mitos yang persis seperti dalam tradisi lisan Makassar yakni adanya ‘to manurung’ atau makhluk suci yang diutus dari suatu kosmologi atas. Orang Makassar dan Aborigin percaya pada varian tingkatan kosmologi. Baiini adalah sosok dari kosmologi atas, yang datang melalui laut bertemu dengan Aborigin.
Misteri Baiini, sebagai perempuan Makassar penemu Australia, tak akan tuntas diungkapan selama laut antara Makassar dan benua selatan itu masih terasa asin. Satunya-satunya cara membuatnya keasinan itu menjadi tawar yakni membiarkan Baiini tetap misterius, sebagai entah siapa.

Berpeluang ke Senayan, Caleg Artis Anang Hermansyah Unggul 37.439 Suara

Perolehan suara Artis dan musisi, Anang Hermansyah, yang maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), melebihi perolehan suara partainya.
Anang maju sebagai caleg DPR RI dari Partai Amanah Nasional (PAN) daerah pemilihan Jawa Timur IV, yang meliputi Jember dan Lumajang.
Dari data yang berhasil dihimpun mayoritas suara Anang mengungguli suara partai di semua kecamatan. Total, Anang memperoleh 37.439 suara, sedangkan suara partai untuk DPR RI 15.822 suara.
"Secara keseluruhan suara Mas Anang lebih besar daripada suara partai. Ini membuktikan bahwa Mas Anang betul-betul serius ingin memperjuangkan wakil rakyat," ujar salah satu simpatisan Anang, Effendi, Senin (21/04/2014).
Selain itu, di tiga kecamatan Kota Jember, yakni Kaliwates, Sumbersari, dan Patrang, Anang memperoleh suara tertinggi dari semua caleg DPR RI.
"Kalau di Kaliwates dapat 4.257 suara, di Sumbersari 3.077, dan di Patrang 2.139 suara," imbuh Efendi.
Dia mengaku optimistis, dengan perolehan suara tersebut ditambah dari Kabupaten Lumajang, Anang akan melenggang ke Senayan.

Home News Makassar Sulsel Ekbis Politik PSM Superball Sport Kampus Lifestyle Citizen Reporter Lainnya Home » News » Politik Pelantikan Wali Kota Makassar Pelantikan Wali Kota Makassar Bertabur Tokoh Internasional

Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar terpilih, Mohammad Ramdhan Pomanto dan Syamsu Rizal (DIA) bakal bertabur tokoh internasional. DIA akan dilantik Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, Kamis (8/5/2014), di Anjungan Pantai Losari.
Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Anil Kumar Nayar; Wali Kota Fukuoka Jepang, Soichiro Takashima, dan President Director of Yamau Co Ltd, Nakamura Kenichiro akan hadir. Danny, kepada Tribun, Senin (21/4/2014), mengonfirmasikan rencana kehadiran mereka.
“Betul, mereka akan hadir. Insha Allah,” ujar Danny. Pelantikan DIA yang dihadiri tokoh internasional hampir menyerupai dengan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Bantaeng periode 2013-2018, Nurdin Abdullah dan M Yasin.
Danny mengatakan, pelantikannya akan dihadiri pula ribuan tetamu undangan. Turut diundang sejumlah tokoh nasional dan elite partai pengusung, Partai Demokrat dan Partai Bulan Bintang

Minggu, 20 April 2014

Beredar, Daftar Pria yang Pernah Bercinta dengan Lindsay Lohan

Pentas selebriti Hollywood terguncang saat foto berisi secarik kertas beredar. Bukan main-main, yang berada dalam kertas itu merupakan daftar pria yang pernah tidur dengan Lindsay Lohan.

Kabarnya, ia menuliskan itu dalam keadaan mabuk. Kebenarannya pun masih dipertanyakan.

Namun, dalam acara Watch What Happens Live, program bincang-bincang yang dibawakan oleh Andy Cohen, Lindsay melontarkan pernyataan yang lebih mengejutkan dari tersebarnya foto itu.

Ia mengakui, yang ditulisnya adalah benar adanya. “Kau tahu, saya serius. Saya megambil foto-foto itu untuk konsumsi pribadi, dan sangat disayangkan telah tersebar,” kata Lindsay.

Foto-foto itu kemudian terpampang pada kolom gosip di New York Post. Sambil berlinang air mata, dalam perbincangan Lindsay menyesal pernah melakukan itu.

“Itu bukan hanya hal yang memalukan. Tapi juga berarti, sekarang orang-orang tahu semuanya. Padahal, dua minggu setelah saya memotret itu, tidak ada yang tahu,” ungkap wanita berusia 27 tahun itu.

Dalam kertas, tercatat ada 36 selebriti Hollywood yang pernah bercinta dengan Lindsay.

Di antaranya: Ashton Kutcher, Ryan Phillippe, Evan Peters, Jamie Dornan, Zac Efron, Justin Timberlake, Colin Farrell, Heath Ledger, James Franco, Adam Levine dan Garrett Hedlund.

Lihat Video Kim Kardashian, Lelaki Ini Muntah

Selebriti cantik Kim Kardashian adalah salah satu perempuan yang terkenal di dunia hiburan. Bisa dibilang, hampir setiap lelaki di muka bumi ini tak membantah kecantikannya. Namun, bagi seorang lelaki asal Exeter, Inggris, penampilan setengah telanjang Kim Kardashian di video justru membuatnya muntah.
Mike Amess (24), demikian nama lelaki tersebut. Mike, yang bekerja sebagai asisten sales tersebut mengaku mulai fobia terhadap Kim Kardashian sejak masih di bangku sekolah.
Berawal dari rasa ingin tahunya terhadap video seks Kim dan seorang mantan pacarnya, Mike mengunduh dan menontonnya secara diam-diam di kamarnya. Lebih dari sekedar ingin tahu, Mike juga punya misi lain. Dia ingin menguji, apakah dirinya bisa “bergairah” melihat video tersebut. Hal itu ia lakukan lantaran mulai merasa kehilangan orientasi seksualnya.
Singkat cerita, Mike pun menonton video tersebut. Tapi apa yang terjadi sungguh mengejutkan. Tidak seperti kebanyakan laki-laki normal, Mike justru berkeringat dingin melihat penampilan “panas” Kim di video itu.
“Di akhir film, aku menangis. Pengalaman itu membuatku takut dan aku tidak ingin melihat wajah Kim lagi,” kata Mike.
Fobia terhadap Kim kian parah, apalagi setelah Kim kian tenar dan muncul di berbagai media cetak dan elektronik. Terkadang, dia rela tidak membaca kolom hiburan di tabloid lantaran takut melihat foto Kim.
Mike, yang akhirnya berubah menjadi lelaki gay, ternyata tidak hanya takut kepada Kim, tetapi juga keluarganya yang biasa disebut The Kardashians.
“Kim dan saudara-saudara perempuannya terlihat dan terdengar sangat mirip. Mereka membuat perutku mual, aku benci hal itu,” kata Mike.
“Aku benci segala sesuatu tentang mereka, terutama penampilan fisik mereka. Aku nggak ngerti, kenapa orang-orang menganggap mereka menarik,” tambahnya.
Pengalaman terparah Mike ia alami baru-baru ini saat tidak sengaja melihat video klip Bound 2 milik Kanye West, kekasih Kim. Dalam video itu, Kim tampil topless, alias tanpa penutup dada sambil berboncengan dengan Kanye West.
“Suatu hari, aku sedang bersantai di sofa sambil menonton TV, sampai tibalah aku pada saluran musik. Lalu muncul video tersebut,”  tutur Mike.
Sesaat kemudian, imbuh dia, dirinya langsung berkeringat dan muntah-muntah. Sejak saat itu, dia tidak pernah lagi mau mendengar lagu tersebut. (Mirror)

Sabtu, 19 April 2014

Jusuf Kalla Imbau Polisi Tindaki Geng Motor di Makassar

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Mantan Wakil Presiden RI, Muhammad Jusuf Kalla meminta aparat menindak geng motor yang belakangan ini meresahkan warga di Makassar.
"Geng motor, ya harus, harus ditindaki yang salah," ujar JK usai menjadi pembicara dalam dialog tokoh dan pengurus OSIS SMP serta MTs se-Indonesia di Sekolah Islam Athirah, Jl Kajaolaliddo, Makassar, Sabtu (19/4/2014).
JK mengatakan hal tersebut saat dimintai tanggapannya soal geng motor di Makassar yang brutal.
Dalam acara tersebut, JK sempat mengajak siswa yang hadir agar gemar berorganisasi dan menghindari geng motor. Ia juga sempat menyampaikan bahaya remaja yang ikut dalam kelompok brutal itu.(*/tribun-timur.com)

Ketua MUI Muhyidin Junaidi : Menyerukan Umat Islam Memilih Calon Non-Muslim

AKARTA (voa-islam.com) Menjelang pemilu 2014, entah habis makan apa atau mungkin mendapatkan ‘wangsit’, bagaimana bisanya, lidah Ketua Dewan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Bidang Hubungan Luar Negeri, Muhyiddin Junaidi mengeluarkan himbauan kepada umat Islam agar tidak takut dalam memilih caleg nonmuslim-kafir. 
Selanjutnya, Muhyidin menambahkan, syaratnya yaitu  asal yang bersangkutan memenuhi kriteria kepemimpinan yang baik. Kriteria baik calon legislatif non-muslim itu seperti apa? "Sebaikafirnya sisi adanya sifat-sifat kenabian lebih ditekankan sebagai pertimbangan masyarakat memilih ketimbang agama caleg," kata Muhyiddin di Jakarta, Rabu (19/3).
Dibagian lain, Muhyiddin menyebutkan dalil yang terkandung dalam Al-Quran Surat Al-Imron ayat 28 yang kerap menjadi rujukan argumen sebagian besar masyarakat Muslim untuk mengharuskan memilih pemimpin Islam.
Al-Qur'an Surah Al-Imran, ayat 28, itu :
“Janganlah orang-orang beriman menjadikan orang kafir sebagai pemimpin, melainkan orang-orang beriman. Barang siapa berbuat berbuat demikian, niscaya dia tidak akan memperoleh apapun dari Allah, kecuali karena (siasat) menjaga diri dari sesuatu yang kamu takuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu akan diri (siksa) Nya dan hanya kepada Allah tempat kembali”.
Namun, lanjut dia, ayat tersebut diturunkan dalam kontek di negara berdasarkan ukhuwah Islamiyah atau Daulah Islamiyah. Sedangkan Indonesia tidak. Sehingga kurang relevan untuk diterapkan surah Al-Imran ayat 28 itu.
"Memang ada dalil yang menyebutkan sebaiknya memilih yang seiman dengan kita, tetapi itu dalam konteks Daulah Islamiyah, sedangkan Indonesia ini bukan Daulah Islamiyah. Indonesia berdasarkan Pancasila," katanya.
Ia meminta agar dalil tersebut tidak disalahtafsirkan ke dalam konteks bernegara di Indonesia. "Dalam konteks Indonesia kita harus lebih dewasa dalam memilih," katanya.
"Kalau sampai dalil itu diterapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia, maka yang terjadi justru pengkotak-kotakan. Itu tentu tidak diharapkan," tambahnya.
Sebaiknya, Muhyididn tidak perlu mengeluarkan seruan atau himbauan yang menyuruh kaum Muslimin memilih calon legislatif non-muslim. Secara empirik (ilmiah) sudah sangat jelas-jelas dan faktual, partai sekuler, diantaranya seperti PDI, yang  anggota legislatifnya gudangnya orang-orang non-muslim, tidak pernah mau memperjuangkan kepentingan golongan Islam. Seperti UU Perkawinan, UU Sisdiknas dan lainnya, PDIP melakukan ‘walk out’. Bahkan, di era Megawati lahir UU Anti Teroris, yang sekarang digunakan membunuhi umat Islam, yang diberi lebel 'teroris'.
Bagaimana mungkin orang-orang kafir akan memperjuangkan kepentingan golongan Muslim? Itu seperti mengharapkan ‘kuda’ bertanduk. Tidak akan pernah terjadi di sepanjang sejarah. Ayat al-Qur’an yang diturunkan oleh Allah Azza Wa jalla itu sudah terbukti secara empirik, dan tidak pernah bohong dan dusta.
Bahkan, Allah Azza Wa Jalla, secara tegas di dalam surat Al-Maidah, ayat 51, mengatakan, orang-orang beriman dilarang menjadikan orang Yahudi dan Nasrani, sebagai teman!
Apalagi, mengangkat atau memilih sebagai pemimpin. Tidak mungkin kafir musyrik, yaitu  Yahudi dan Nasrani, membela dan melindungi Muslim. Justru  mereka memerangi dan membunuhi Muslim. Seperti yang terjadi sekarang di Palestina, Irak, Suriah, Afghanistan, Kaukasus, dan tempat-tempat  lainnya.
Orang-orang yang meminta pertolongan kepada Yahudi dan Nasrani itu, Allah gambarkan mereka yang hatinya terkena penyakit (nifaq). Memang, mereka yang hatinya berpenyakit, kata Allah, segera mereka itu mendekati Yahudi dan Nasrani. (Qs : Al-Maidah : 52)
Allah Azza Wa Jalla, hanya membolehkan orang-orang beriman  meminta pertolongan kepada Rasul dan orang-orang Mukmin. (QS : Al-Maidah : 55). Dengan hanya menggantungkan pertolongan kepada Rasul dan orang-orang Mukmin semata, Allah akan menjamin kepada orang-orang beriman mendapatkan kemenangan. (QS : Al-Maidah : 56).
Jadi bukan dengan ngemis dan mendukung orang non-muslim alias kafir, dan menjadikan mereka sebagai ‘wali’ penolong, itu sangat mustahil. Wallahu'alam

South Korea ferry disaster: Hope exhausted in search for survivors

SEOUL — The official death toll in South Korea’s ferry disaster rose to 33 Saturday and, in a sign that hope had run out for finding survivors, authorities asked relatives of the missing to provide DNA samples to expedite the task of identifying bodies.
Officially, 269 were still listed as missing and the ship remained submerged off the southern coast. Cranes to hoist the vessel upright were brought to the site, but strong currents prevented authorities from deploying them.
Meanwhile, in comments made to reporters during his police arraignment and broadcast on Saturday, the captain explained the decision to tell passengers — including hundreds of high school students — to remain seated after the vessel began taking on water and eventually sank Wednesday.
The captain, Lee Joon-seok, said the decision was made out of fear that passengers would be swept away if they went out on deck. He also noted that at the time of the announcement rescue boats had not yet arrived. However, that failed to explain why he was among the first off the boat; in cases of such a disaster, South Korea’s Seafarers Act requires the captain to remain on the ship until passengers are off.
Lee and two of his subordinates have been arrested as authorities investigate how the ship capsized and whether the crew followed proper evacuation procedures.
The Sewol was en route from Incheon, on South Korea’s northwest coast, to the southern resort island of Jeju when it turned sharply, listed and began taking on water.

Kamis, 17 April 2014

Tutup Sementara, Jalanan Kawasan Segitiga Makassar-Gowa-Maros Dibeton

Warga di kawasan perbatasan Kabupaten Gowa dan Maros, tepatnya di ujung selatan Kecamatan Pattalassang (Gowa) dan utara Kecamatan Moncongloe (Maros), bergembira.

"Alhamdulillah, senang semua warga di sini Pak, akhirnya, jalan poros perbatasan ini dibeton, 10 menit mami nanti ke Makassar," kata warga Desa Je'ne Madinging, Pattalassang, Dg Mansur (37) saat bincang-bincang Tribun Timur.com, di daerah perbatasan tersebut, Jumat (18/4/2014).

Terlihat, jalanan yang populer diebut kawasan segitiga emas Makassar-Maros-Gowa (rencana kawasan kota satelit trans Mamminasata) itu ditutup sementara untuk pematangan semen beton.

Jalur simpang tiga kabupaten/kota ini berjarak kurang lebih dua kilometer dari Bukit Baruga Antang Makassar. Jalur alternatif yang hampir setiap hari dipadati pengendara dari arah Bumi Tamalanrea Permai (BTP) dan Bukit Baruga Antang Makassar, Moncongloe Maros, dan Pattalassang Gowa.

Pembangunan jalan yang menhubungkan Pattalassang dan Monccongloe Lappara (di Desa Mangempang) ini merupakan proyek infrastruktur Pemerintah Kabupaten Maros.

Digantikan Anaknya, Anas Makmun Gusur Adik Kandung Istri Muda Rusli Zainal dari

PEKANBARU - Pernyataan Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kemendagri, Djohermansyah Djohan, akan membatalkan pengangkatan anak, menantu, serta kerabat dekat Gubernur Riau Anas Makmun yang kini menduduki jabatan strategis dilingkungan pemerintah provinsi (Pemprov), sama sekali tak dipedulikan kakek 74 tahun itu.

Malah, bak pepatah 'anjing menggonggong kafilah berlalu, kakek yang di terpa kasus skandal seks dengan Sulastri, pembantu rumah tangganya saat masih menjabat sebagai Bupati Rokan Hilir itu, kembali mengangkat dua putri dan seorang saudara iparnya jadi pejabat Pemprov.

Lihat saja Rabu (16/4) sore kemarin, dari pelantikan 89 pejabat eselon III dan IV lingkungan Pemprov Riau, diketahui sedikitnya ada 3 anggota keluarga Anas Makmun (ejaan nama sesuai Daftar OT/1970 di Koramil-03/Bangko Dim-0303/BKLS, red) ikut dilantik dan diambil sumpah jabatannya.

Sementara, Anas Makmun memiliki 10 orang anak. Lalu, dua orang lagi anaknya yang ditempatkan menduduki posisi strategis adalah Fitriana SE, sekarang menjabat Kepala Seksi (Kasi) Mutasi Non Jabatan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau.

Putri kandung Anas Makmun lainnya, Winda Desrina SE, dilantik menjadi Kepala Seksi (Kasi) Penerimaan pada UPT Pekanbaru Kota Dinas Pendapatan Daerah (Dipenda) Provinsi Riau.

Sebelum Anas Makmun mendudukkan anaknya Winda Desrina di kursi 'basah' itu, untuk diketahui, bahwa Kasi Penerimaan pada UPT Pekanbaru Kota Dipenda Provinsi Riau itu adalah Syarifah Rafika, adik kandung Syarifah Damiati Aida, istri muda mantan Gubernur Riau Rusli Zainal.

Sedangkan Ir Syaifuddin, dikenal sebagai saudara ipar Anas Makmun, turut dilantik pula menjadi Kasubag Tata Usaha Bagian Kas Daerah Biro Keuangan Setdaprov Riau.

Padahal, Anas Makmun baru saja mengangkat putranya Noor Charis Putra SE, jadi Kepala Seksi (Kasi) Jalan dan Jembatan Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Riau, serta menantunya Dwi Agus Sumarno jadi Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Provinsi Riau.

Anas Makmun, yang Ketua DPD I Partai Golkar Riau itu, memboyong lagi Wan Amir Firdaus, sebelumnya adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rohil. Lalu, kroninya itu dijadikan Asisten II Setdaprov Riau. Disebut-sebut, Wan Amir Firdaus dipersiapkan untuk menggantikan Zaini Ismail, Sekda Provinsi Riau saat ini.

Kroni Annas Makmun lainnya yaitu Dr Anwar. Dari sebelumnya menjabat Kepala Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rohil, kini 'naik pangkat' jadi Direktur Utama (Dirut) RSUD Arifin Achmad Pekanbaru.

Gubernur Riau, yang kebetulan hari ini adalah 'Hari ulang Tahun (HUT)' ke-74 umurnya, tak lupa memberikan jatah jabatan untuk Maman Supriyadi, salah satu menantu. Oleh mertua, Maman ditunjuk menjadi Manejer Klub Sepak Bola Riau, lebih dikenal sebagai PSPS Pekanbaru.

Aksi nepotisme Anas Makmun, yang belum genap 100 hari jadi gubernur, kini mulai menuai kecaman dari banyak orang. Salah satunya dari Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran Provinsi Riau (FITRA Riau).

Koordinator FITRA Riau, Usman, mengungkapkan bahwa Anas Makmun sudah membangun dinasti politik dengan menempatkan orang-orang terdekatnya di posisi strategis. Diprediksikan, dinasti politik itulah menjadi langkah awal terjadinya korupsi di Riau.

"Dimanapun, kalau namanya korupsi, pasti berawal dari terwujudnya sistem dinasti yang dibangun. Hal itu menunjukkan sikap tidak profesional dan arogan. Anas terlalu memaksakan kehendak kekuasaannya," pungkas Usman, kepada politikriau.com.

Dengan membangun dinasti politik, maka Anas Makmun bisa dengan mudah melegitimasi masyarakat manapun ketika melakukan protes. Sehingga, Anas menjadi orang yang anti terhadap kritikan.

"Kalau sudah dibangun dinasti politik dan kekuasaan, maka dipastikan Anas akan dengan mudah bisa melegitimasi masyarakat yang mengkritik maupun memprotesnya. Dia juga akan memaksakan kehendak kekuasannya," ditegaskan  Usman. (ddk/aaz/wwa)

Modal Kartu Nama, A Gusti Raih 3.477 Suara di Wajo

Hanya bermodalkan kartu nama dan invetasi sosial Andi Gusti A Makkarodda dapat meraih 3.477 suara di Wajo daerah pemilihan yang meliputi Kecamatan Bola, Takkalalla, Majauleng, dan Penrang.

Caleg Partai NasDem nomor urut dua ini optimis dapat bertengger di kursi ke 9, tanpa memasang alat praga dan politik uang.

"Saya hanya jalan dari rumah ke rumah meminta dukungan hanya bermodalkan kartu nama. Di tengah persaingan ketat para caleg ini membuktikan ternyata masyarakat di dapil empat itu lebih cerdas dalam memilih caleg ketimbang masyarakat yang ada di perkotaan dapil satu," kata Andi Gusti, Rabu (16/4/2014). (*)

Rabu, 16 April 2014

Tertibkan Pasangan Mahasiswa yang Tinggal Bersama di Kos

 Ini merupakan salah satu fenomena sosial yang terus mengalami perubahan sehingga diperlukan adanya filter agama dan hukum serta pendekatan moral kepada generasi muda agar tidak terjerumus dengan kemaksiatan yang sangat dilarang keras oleh agama.

Kami tegaskan, dengan laporan ini kami akan menurunkan tim gabungan di antaranya Satpol PP Makassar, staf Kelurahan Mangasa, serta RT RW untuk melakukan pelarangan/ atau memerintahkan kepada pemilik kos agar dikeluarkan dari kos apabila laporan ini terbukti.

Selain itu, kami imbau kepada mahasiswa untuk tidak menyewa kos dengan berpasang-pasangan tanpa ada ikatan pernikahan (muhrim)

Selasa, 15 April 2014

Gagal Jadi Wakil Rakyat, Keluarga Caleg Kurang Mampu Stres

Lagi-lagi kegagalan menjadi wakil rakyat dalam Pemilihan Legislatif 2014 menimbulkan dampak negatif. Namun, kali ini bukan calon legislatif itu sendiri yang stres.

Zahari, adik seorang caleg Partai Demokrat asal Kabupaten Empat Lawang, Palembang depresi berat. Ia sampai harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa Ernalid Bahar, Selasa, 15 April 2014.

Sebabnya, sang kakak hanya mendapat sedikit suara dalam pemungutan suara 9 April lalu. Bukan hanya kegagalan itu yang membuatnya stres. Masalah kerugian finansial juga berpengaruh.

Informasi yang dihimpun, keluarga Zahari kurang mampu secara ekonomi. Zahari telah jor-joran menghabiskan uang untuk biaya pencalonan sang kakak. Saat hasilnya gagal, ia stres berat.

Dihubungi VIVAnews, Direktur Rumah Sakit Ernaldi Bahar, Dr Yumidiansi membenarkan adanya keluarga caleg yang kini sedang menjalani perawatan akibat gangguan jiwa.
Dikatakan Yumidiansi, pasien datang sekitar pukul 7 pagi tadi, diantar keluarganya. “Waktu datang dia berteriak-teriak,” kata Yumidiansi.

Setelah ditangani di UGD, Zahari langsung dibawa ke Ruang Gaduh Gelisah, karena teriakannya mengganggu pasien lain. Lantaran terus meronta, perawat pun terpaksa memberikan injeksi penenang.

Menurut penjelasan keluarga, kata Yumidiansi, sejak tahu kakak iparnya mendapat suara rendah dalam Pileg 2014, Zahari berteriak-teriak dan tidak tidur sama sekali. “Sehingga sampai hari ini harus dirawat,” imbuhnya.

Soal pembayaran, Yumidiansi menerangkan, Zahari akan mendapatkan pelayanan gratis dengan program Jaminan Sosial Kesehatan. Sebab, merunut riwayat ekonomi keluarga ia masih tergolong kurang mampu. (umi)

100 Persen Hanura di Satu TPS, Polisi dan Bawaslu Selidiki

Polda Jawa Timur menyebut, tim kepolisian dari yang diterjunkan ke Sampang, Madura, guna menelusuri berbagai kejanggalan termasuk TPS fiktif saat pelaksanaan pemilu 9 April 2014,  mulai membuahkan hasil. Hari ini, temuan tersebut dibahas bersama Bawaslu Jatim.

Kepala Bidang Humas Polda Jatim, Kombes Polisi Awi Setiyono menyebut, tim yang dipimpin Kasibdit I Kamneg Ditreskrimum Polda Jatim, Ajun Komisaris Besar Ansori, bersama anggotanya sudah mendatangi lokasi bersama Ketua Bawaslu dan Ketua Divisi Penindakan Bawaslu Jatim.

"Mereka sudah melakukan klarifikasi terkait perkara TPS fiktif itu. Hasilnya, ada beberapa temuan," kata Awi, Selasa 16 April 2014.

Didampingi Kasat Reskrim Polres Sampang dan Kapolsek Ketapang, petugas melakukan klarifikasi di TPS 1 sampai TPS 17 di Kecamatan Ketapang, Sampang.

Urai Awi, dari penelusuran di TPS 8, 10 dan 14, serta klarifikasi ke ketua KPPS, diketahui bahwa TPS 8 dan 10 tidak memenuhi standart TPS layak.

"Di TPS tersebut tidak ada kursi tunggu, meja, papan, tanda masuk dan keluar. Hanya ada kursi tempat kotak suara," katanya.

Kedua, hasil dari keterangan ketua KPPS, saat perhitungan disebutkan ada saksi, tetapi fakta di formulir C.1 tanda tangan saksi ternyata kosong. Selain itu, diketahui bahwa kartu suara 100 persen dicoblos untuk salah satu caleg dari Partai Hanura.

"Selanjutnya, hasil klarifikasi di lapangan malam tadi akan dilakukan pembahasan di kantor Bawaslu Provinsi Jatim," sambung Awi.

Jawara AFI 1, Veri Jadi Pedagang TomyamMasih ingat dengan pencarian bakat Akademi Fantasi Indonesia (AFI) yang hadir di salah satu stasiun televisi? Ya, ajang yang pertama digelar di Indonesia pada tahun 2003 itu disebut sebagai ajang pencarian bakat pertama di milenium baru yang fenomenal. Banyak penyanyi-penyanyi baru dan berbakat bermunculan dari ajang itu. Salah satunya adalah Veri Afandi atau Veri AFI yang menjadi juara di AFI 1. Lama tak terdengar kabar, Veri berbagi cerita dengan KapanLagi.com® beberapa waktu lalu di kantor redaksi kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Kini, Veri lebih memilih untuk bekerja di sebuah TV shopping ternama. Mulai 17 Maret 2014, Veri akan disibukan dengan kegiatannya sebagai supervisor sekaligus presenter di TV shopping. "Baru banget sih ya. Aku masuk ke satu kantor TV shop gitu. Aku merasa aku mampu untuk itu," ujarnya singkat. Beruntung bagi Veri, selama setahun berada di karantina AFI, ilmu-ilmu seperti public speaking membuatnya makin percaya diri dengan pekerjaan barunya ini. "Ilmu-ilmu aku di AFI 1 sangat membantu. Ya misalnya seperti public speaking yang aku pelajari pas karantina," lanjutnya. Sebelumnya, pria kelahiran 7 Januari 1983 itu juga terjun ke bisnis kuliner. Ia membuka sebuah rumah makan atau yang disebutnya warung kecil-kecilan bernama Yumie 71 di sebuah ruko kawasan Ciledug. Berbagai makanan seperti mie goreng, nasi goreng, bakmi Jawa, hingga tomyam, menjadi menu andalan di warung yang ia rintis bersama manajernya, Ika.

Masih ingat dengan pencarian bakat Akademi Fantasi Indonesia (AFI) yang hadir di salah satu stasiun televisi? Ya, ajang yang pertama digelar di Indonesia pada tahun 2003 itu disebut sebagai ajang pencarian bakat pertama di milenium baru yang fenomenal.
Banyak penyanyi-penyanyi baru dan berbakat bermunculan dari ajang itu. Salah satunya adalah Veri Afandi atau Veri AFI yang menjadi juara di AFI 1. Lama tak terdengar kabar, Veri berbagi cerita dengan KapanLagi.com® beberapa waktu lalu di kantor redaksi kawasan Tebet, Jakarta Selatan.
Kini, Veri lebih memilih untuk bekerja di sebuah TV shopping ternama. Mulai 17 Maret 2014, Veri akan disibukan dengan kegiatannya sebagai supervisor sekaligus presenter di TV shopping.
"Baru banget sih ya. Aku masuk ke satu kantor TV shop gitu. Aku merasa aku mampu untuk itu," ujarnya singkat.
Beruntung bagi Veri, selama setahun berada di karantina AFI, ilmu-ilmu seperti public speaking membuatnya makin percaya diri dengan pekerjaan barunya ini.
"Ilmu-ilmu aku di AFI 1 sangat membantu. Ya misalnya seperti public speaking yang aku pelajari pas karantina," lanjutnya.
Sebelumnya, pria kelahiran 7 Januari 1983 itu juga terjun ke bisnis kuliner. Ia membuka sebuah rumah makan atau yang disebutnya warung kecil-kecilan bernama Yumie 71 di sebuah ruko kawasan Ciledug. Berbagai makanan seperti mie goreng, nasi goreng, bakmi Jawa, hingga tomyam, menjadi menu andalan di warung yang ia rintis bersama manajernya, Ika.
"Macam-macam sih ada nasi goreng jawa itu resep dari manajerku. Kalau dari aku sendiri ada mie goreng, mie kuah, yang paling best seller sih mi tomyam kuah. Terus ada sandwich, roti bakar ada scrumbel egg. Rencana sih mau nambah menu lagi," terangnya.
Diakuinya, bisnis kuliner yang ia jalankan sejak bulan November 2013 itu adalah cita-citanya dari dulu. Namun sayang, warungnya kini harus tutup untuk sementara. Ia ingin mencari tempat baru yang nantinya lebih bisa menarik minat pecinta makanan untuk berkunjung ke warungnya.
Namun, Veri menganggap bisnisnya itu dan pilihan untuk bekerja di tv shopping bukanlah untuk peralihan dari seorang penyanyi karena banyak pesaing yang bermunculan. Ia masih mengambil job bernyanyi di waktu senggangnya.
"Kalau aku bilang sih bukan pelarian. Emang dari dulu pengen berbisnis. Ya sebenernya di dunia entertainment aku ga stop juga. Nyanyi masih jalan, syuting juga masih jalan. Cuma mungkin ga sesering dulu gitu yah," terangnya.
Ia mengaku sempat mendapat banyak tawaran untuk bernyanyi. Tapi, tawaran tersebut tidak bisa diterimanya. Jiwa seniman yang mengalir di darahnya, tak serta-merta membuat dirinya asal-asalan untuk memilih tawaran bernyanyi.
"Sempet ada beberapa tawaran yang mengharuskan aku beralih ke sesuatu yang bukan aku banget. Buat aku sendiri sebagai seorang seniman aku punya idealisme. Aku punya identitas dan aku ga mau berganti identitas."
Kini, Veri sedang menyiapkan banyak hal untuk mengembangkan dirinya. Sambil mencari tempat untuk membuka lagi warung kecilnya, pekerjaan barunya sebagai supervisor dan presenter di tv shopping sedang menjadi fokusnya saat ini

Senin, 14 April 2014

Koran Rusia Sebut MH370 Disandera di Afganistan

Seiring berlarut-larutnya pencarian pesawat MH370 yang tidak kunjung ditemukan, spekulasi masih terus berputar liar di media massa. Spekulasi terbaru, pesawat Malaysia Airlines itu disandera di Afganistan.
Laporan ini disampaikan oleh harian Rusia Moskovsky Komsomolets, seperti diberitakan International Business Times, akhir pekan lalu. Mengaku mendapat informasi dari intelijen Rusia, koran ini mengatakan bahwa pesawat itu dibajak.

"Pilotnya tidak bersalah. Pesawat dibajak oleh teroris tidak dikenal. Kami tahu bahwa nama teroris yang memaksa pilot adalah "Hitch". Pesawat ada di Afganistan, tidak jauh dari Kandahar dekat perbatasan Pakistan," kata sumber.

Sumber juga mengatakan bahwa pesawat mendarat dengan keras di jalanan dekat pegunungan dengan keadaan sayap rusak. Dikatakan bahwa seluruh penumpang selamat dan disandera di tempat terpisah dalam keadaan kekurangan makanan.

Sebanyak 20 penumpang yang merupakan ahli dari Asia ditahan di tempat terpisah di Pakistan. Mereka akan dijadikan "barang" pertukaran dengan Amerika Serikat dan Tiongkok.

Jumlah kali ini kemungkinan berhubungan dengan teori spekulasi sebelumnya. Dikatakan bahwa anggota illuminati Jacob Rothschild menyandera MH370 untuk mendapatkan kepemilihan tunggal atas hak paten sebuah semikonduktor.

Malaysia Chronicle memberitakan, Rothschild mengincar kepemilikan atas drone robot pembunuh yang bisa digunakan para operasi militer milik perusahaan Freescale Semiconductor Ltd.

Menurut Freescale, 20 orang yang terdiri dari 12 warga Malaysia dan 8 Tiongkok di antara penumpang adalah pegawai mereka. Belum dapat dipastikan kebenaran berita-berita ini.

Sebelumnya juga berita konspirasi semacam ini berkembang di media. Phillip Woods, salah satu penumpang yang juga karyawan IBM dilaporkan berhasil mengirimkan pesan bahwa mereka disandera di pangkalan militer Amerika Serikat di Diego Garcia.

Woods, tulis beberapa media, berhasil memasukkan iPhone 5 miliknya ke dalam anus ketika personel militer membajak pesawat itu. Cerita ini didukung oleh foto gelap gulita yang diduga diambil Woods di tempat penyekapannya.

Kisah Woods ini dibantah oleh Amerika Serikat yang mengatakan bahwa tidak ada indikasi bahwa MH370 terbang di antara Maladewa atau Diego Garcia. Foto dalam cerita itu juga diketahui diambil dari laman berbagi foto 4chan.org. (sj)

Siswa Sekolah Internasional di Jakarta Diduga Dicabuli di Toilet

Seorang siswa sekolah internasional di Jakarta, AK (6), mengaku mengalami kekerasan seksual di toilet sekolahnya. Keterangan korban yang disampaikan lewat ibunya, insiden memalukan itu dialami berkali-kali. Pertama kali terjadi pada 5 Maret 2014.

Ibu AK yang berinisial P mengungkapkan bahwa anak laki-lakinya itu mendapat perlakuan tidak senonoh dari seorang bapak di dalam toilet sekolah.

Kata P, kejadian berawal saat ada teman anaknya yang berulang tahun. "Anak saya mau buang air kecil, lalu airnya tercecer di WC sekolah. Dia lalu dihukum oleh seorang perempuan di dalam toilet. Hukumannya adalah melakukan masturbasi kepada seorang bapak," kata P kepada sejumlah wartawan di Jakarta, Senin, 14 April 2014.

Selain dipaksa melakukan masturbasi, kata dia, anaknya juga disodomi oleh seorang pria. P menduga pelaku ada sekitar empat hingga lima orang. "Ia dibekap dan bajunya dipaksa dibuka oleh seorang perempuan. Lalu seorang pria masuk dan memasukkan penis ke dubur anak saya," ucapnya.

P juga menunjukkan bukti visum anaknya yang dikeluarkan oleh Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan, tertanggal 23 Maret 2014. Di hasil visum tersebut disebutkan korban memang sempat mengalami sodomi dan terkena herpes.

Minggu, 13 April 2014

Usai Membunuh Warga Sipodeceng Rusak Kantor Polsek Baranti

SIDRAP,TRIBUN-TIMUR.COM- Uccang (28) warga Dusun Padaccengga, Desa Sipodeceng, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidrap, terpaksa disuntik bius, dan dipindahkan di salah satu tempat rehabilitasi di Makassar, karena merusak kantor Polsek Baranti, Sabtu, (12/4/2014).

Informasi yang ditemukan di lapangan, Uccang, dijebloskan ke tahanan  polsek setempat, akibat membunuh tetangganya, bernama Pawellai (58), dengan cara menusuk bagian mulut korban dengan menggunakan sebilah bambu.
Kejadian tragis tersebut, berawal saat Uccang yang dikenal sebagai salah satu pengusaha makanan ayam, dedak, mendatangi ibunya. Kabarnya ia meminta uang, untuk membayar tunggakannya di sebuah bank. Karena tak diberi, iapun kemudia mengamuk.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolsek Baranti, AKP Muh Tanding, saat dikonfirmasi melalui telepon selularnya, Minggu (13/4).
" Dugaan kami ia mengalami depresi karena usahanya sedang mandek. Jadi ia datang meminta uang kepada ibunya, untuk membayar tagihannya di sebuah bank, karena tak memberi ia pun mengamuk dan sempat memukul ibunya," cerita Muh Tanding.

Ia juga menambahkan, saat pelaku memukul ibunya, tiba tiba istri pelaku bernama Hasnidar, datang dan memberikan pertolongan.
" Jadi istrinya itu datang menolong mertuanya. Bukannya sadar, pelaku justru mengancam memukul istrinya. Takut dengan ancaman tersebut, Hasnidar kemudian berlari meninggalkan rumah panggung tersebut, dan meninggalkan mertuanya yang terluka," cerita Muh Tanding.

Saat pelaku mengejar istrinya, tiba tiba, Pawellai, muncul dan menahan pelaku. Saat itulah pelaku memukul korban hingga terjatuh, dan menusuk leher dan mulut korban dengan menggunakan sebilah bambu.
Beberapa warga yang melihat kejadian tersebut, langsung memberikan pertolongan kepada Pawellai. Sayangnya luka korban yang parah, membuat korban meninggal saat dalam perjalanan ke rumah sakit.

Sejumlah aparat kepolisian yang tiba di lokasi kejadian beberapa saat kemudian, dan langsung mengamankan pelaku. " Syukurnya kami cepat tiba, karena beberapa keluarga Pawellai, sudah berdatangan dengan membawa senjata tajam, dan ingin membalas dendam," kata Muh Tanding.

Bahkan beberapa keluarga Pawellai, yang tak menerima pembunuhan tersebut, bahkan sempat mengepung kantor Polsek setempat, dan bermaksud ingin bertemu dengan pelaku.
   
Namun aksi tersebut behasil dicegah oleh kepolisian setempat. " Alhamdulillah keluarga korban kemudian menerima penjelasan kami. Mereka pun membubarkan diri," kata Tanding.

Namun sayangnya, hanya beberapa saat setelah diamankan, Uccang kemudian, berbuat ulah lagi. Di dalam sel tahanan ia mengamuk, dan merusak atap kantor polsek setempat, dengan cara melempar atap yang terbuat dari ternik.

" Untuknya, dibalik ternik tersebut terdapat besi yang melintang, sehingga pelaku tak bisa melarikan diri. Kalau kerugiannya dihitung mungkin mencapai jutaan. Untuk sementara pelaku kami titip di salah satu tempat rehabilitasi di Makassar," ujar Tanding.(*)

Tabrakan Maut Depan Mesjid Baiturrahman Makassar , Satu Tewas

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM---Kecelakaan  maut terjadi di Jl Urip Sumoharjo, tepatnya depan Masjid Baiturrahman Makassar, MInggu (13/4/2014). Akibat kejadian satu orang tewas atas nama  Awaluddin (42) warga Jl  Racing Center IV, No.13 Makassar. Korban meninggal di tempat setelah  mengalami luka robek pada kepala belakang, betis kanan patah terbuka, keluar darah dari mulut. Sementara lawanya juga mengalami luka parah. Abri Efendi (18), seorang  pelajar, warga Jl. H. Kalla, No. 45 Makassar mengalami luka pada mata kiri dan kanan bengkak memar, keluar darah dari hidung dan telinga, pinggang dan bahu kanan lecet. Korban kini masih dirawat di Rumah Sakit Dr  Wahidin Sudirohusodo, Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar.

Berdasarkan keterangan dari saksi mata dan kepolisian,  insiden yang menewaskan satu orang pengendara motor ini berawal saat  motor Honda merk Mega pro dengan nomor polisi  DD 3815 DC yang dikemudikan Awaluddin  bergerak dari arah barat ke timur (melawan arus) menyeberang jalan serong ke kiri.

Sementara motor  jenis Kawasaki Ninja dengan  nomor polisi DD 6577 UL yang  dikendari oleh Abri (18) bergerak dari arah timur ke Barat dengan laju kecepatan tinggi. Karena tak mampu menguasai kendaraanya tabrakan pun tak dapat dielakkan

Kepala Unit Lakalantas Polrestabes Makassar,AKP Alimuddin, mengatakan, korban atas naman Abri kini masih di rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensi karena mengalami luka serius. Sementara jenazah  korban yang meninggal sudah diserahkan ke keluarganya.

"Untuk mengetahui motif  utama lakalantas ini, kami tunggu hingga korban sembuh," sebut Alimuddin.

Dia mengakatan, akibat tabrakan ini , selain menimbulkan korban, dua kendaraan dalam kondisi rusak berat. Kedua kendaraan sudah diamankan di pos polisi  di Toddopuli, Makassar.

Dahsyat, Rupiah Capai Posisi Tertinggi Tahun Ini

Nilai tukar rupiah kembali menguat awal pekan ini akibat melemahnya data perekonomian Amerika Serikat. Mata uang dolar yang kembali tertekan membuat rupiah menguat 76 poin (0,65 persen) ke level 11.631,30 per dolar pada pukul 15.00 WIB. Ini merupakan posisi terkuat rupiah terhadap dolar AS sepanjang 2014.

Ekonom PT Samuel Sekuritas Indonesia, Rangga Cipta, mengatakan rendahnya penjualan rumah (existing home sales) di Amerika membuat investasi dolar menjadi lebih berisiko. “Karena penjualan rumah turun, dolar cenderung tertekan,” kata Rangga, Senin, 24 Februari 2014. (Baca juga: Dolar Melemah, Prospek Rupiah Kian Cerah).

Dolar juga tertekan oleh hasil pertemuan negara-negara yang tergabung dalam G-20. Negara berkembang seperti Brasil dan India mendesak bank sentral Amerika (The Fed) untuk menunda percepatan pengurangan paket stimulus moneter (tapering off). Ini memunculkan harapan perubahan arah kebijakan The Fed.

Pada saat yang bersamaan, kurs regional masih terlihat bergerak variatif. Selain rupiah, yen dan ringgit juga mengalami penguatan, masing-masing 0,22 persen ke level 102, 28 per dolar dan 0,21 persen ke level 3,28 per dolar. Adapun won dan baht justru bergerak melemah, masing-masing 0, 23 persen ke level 1.074,6 per dolar dan 32,57 per dolar. (Baca pula: Mengapa Rupiah Menguat Paling Tajam Se-Asia?).

Sabtu, 12 April 2014

Simo Hayha - Sniper Terbaik Dalam Sejarah Dunia

Simo Hayha lahir pada 17 Desember 1905 dan meninggal pada 1 April 2002 pada umur 96 tahun. Dijuluki sebagai "White Death" (Kematian Putih) oleh tentara Soviet, Simo adalah seorang tentara Finlandia. Ia adalah seorang petani dan pemburu yang telah melewati masa wajib militer 1 tahunnya.

Ketika Uni Soviet menyerang Finlandia tahun 1939 dalam Perang Musim Dingin, ia memutuskan untuk membantu Finlandia. Dengan hanya menggunakan senapan standar, ia memiliki rekor membunuh terbesar dalam peperangan.

Dalam suhu minus 20 dan 40 derajat Celsius, dengan berpakaian berwarna putih, ia telah membunuh 505 tentara Soviet, dan 542 jika kematian yang tidak pasti diikutsertakan. Selain membunuh dengan cara sniper, Simo juga membunuh dua ratusan orang dengan senapan Suomi KP/-31, meningkatkan jumlah orang yang dibunuhnya menjadi 705. Seluruh pembunuhan dilakukan Häyhä dalam waktu kurang dari 100 (seratus) hari.

Soviet berusaha menyingkirkannya, dengan cara seperti counter sniper dan serangan artileri. Pada 6 Maret 1940, Simo tertembak di rahang selama pertempuran. Ia siuman pada 13 Maret, hari ketika perjanjian perdamaian ditandatangani. Segera setelah perang, Hayha diangkat dari kopral menjadi letnan kedua oleh Marsekal Lapangan Carl Gustaf Emil Mannerheim.

Ketika pasukan khusus yang dikirim Russia untuk menghabisi Hayha semua tewas, Russia mengumpulkan sebuah tim counter-sniper untuk mengimbangi kemapanan Hayha dalam menembak jauh (sniper VS sniper). Namun tidak ada satu pun dari mereka yang selamat dari bidikannya. Dalam masa 100 hari, Hayha membunuh 542 prajurit dengan senapannya. selebihnya dia habisi dengan SMG. Jumlah keseluruhannya mencapai 705 orang. 

Polisi Tampar Geng Motor di Jl Perintis Kemerdekaan

Belasan personel polisi bermotor melintas berjaga-jaga di sepanjang ruas Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar, Minggu (13/4/2014) dini hari tadi.
Polisi perintis tersebut mewanti-wanti balapan liar yang seringkali mengganggu lalu lintas jalan protokol kota Makassar itu, terutama malam Minggu.
Saat polisi melintas, tak ada balapan liar. Namun, hingga pukul 02.00 wita, belapan liar sejumlah geng motor akhirnya berkecamuk, polisi sudah lewat.
Beberapa menit kemudian, sejumlah personel Polsek Tamalanrea datang menertibkan aksi geng motor itu.
Mereka pun meringkus lima orang pengendara yang telibat balapan. Polisi tampak marah, langsung menendang anggota geng motor itu.
Ada pula pebalap liar yang ditempeleng (ditampar) di tempat oleh anggota polisi tersebut.

Ada Tarian Bollywood di Theme Park Trans Studio Makassar

Manajemen Trans Studio Makassar (TSM) menyunguhkan hiburan bertema Summer In Bollywood untuk para pengunjung Trans Studio Theme Park Makassar, Sabtu (12/4/2014).
Personal Relation & Promotion TSM, Noviar Mamala, mengatakan, pihaknya memang selalu memberikan tema yang berbeda pada setiap bulannya.
“Untuk tema kali ini, Summer in Bollywood, pengunjung bisa merasakan keceriaan musim panas serta taman bunga begitu memasuki gate Trans Studio Theme Park Makassar,
pengunjung juga bisa menyaksikan tarian khas India yang dikemas menarik,” katanya kepada Tribun Timur.com.
Event Summer in Bollywood akan berlangsung hingga tanggal 27 April mendatang.
Pengunjung bisa menyaksikan event tersebut dengan HTM Normal Senin - jumat Rp.100.000 dan weekend Sabtu & Minggu Rp.175 ribu.
Biaya tersebut sudah termasuk bermain di semua wahana Trans Studio Theme Park Makassar.

Astaghfirullah... Israel Bangun Jembatan di Al Aqsha

OTORITAS pendudukan Israel (Israeli Occupation Authority) mengumumkan akan membangun jembatan di pintu gerbang Mugharabi untuk menuju Masjid Al Aqsha dengan pengawalan penuh militer.

"IOA juga berencana untuk membangun serangkaian rumah-rumah ibadat Yahudi," demikian dinyatakan Yayasan Warisan dan Dukungan bagi Masjid Aqsa.

Aqsa Foundation, seperti dilaporkan Palestine Information Center, mengatakan bahwa jembatan yang akan didirikan di Gerbang Mughrabi bertujuan untuk digunakan sebagai lintas pengiriman peralatan  kendaraan militer dan peralatan bersama dengan ratusan tentara untuk masuk ke Masjid Al Aqsa.

Jembatan  itu digunakan untuk kegiatan Yahudisasi di sekitar bukit Mughrabi secara keseluruhan, yang didanai oleh pemerintah Israel .

Aqsa Foundation mengatakan bahwa teknik dan teknis awak Israel mulai Selasa pagi untuk menebang pohon di jalan menuju Gerbang Mughrabi. Jembatan ini akan didirikan dengan mengorbankan 1.6 hektar lingkungan Mughrabi yang dihancurkan pada 1967. (rol)

Skandal Bupati Inhu, Nonton Film Porno Hingga Ngajak Praktek Ke Hotel

Skandal Bupati Inhu, Nonton Film Porno Hingga Ngajak Praktek Ke Hotel

Jakarta – Sebuah lampiran transcrript percakapan Bupati Indragiri Hulu (Inhu), Rengat Riau, Yopi Arianto terhadap wanita asal Solo Jawa Tengah berinisial RA tersebar ke masyarakat, termasuk ke redaksi deliknews.

Dalam transkrip itu, ternyata Bupati Inhu mengajak wanita yang diketahui berjilbab itu mempraktekan adegan seks (Film bokep) seperti yang sedang ditontonya sembari melakukan percakapan di Blackberry Masengger.
Kutipan itu, terkirim pada Kamis (24/10/2013) sekitar pukul 22:30-22:52 lalu, dalam percakapannya Bupati meminta mempraktekan adegan porno bersama wanita idamannya itu.
Begini Transcriptnya Saat sedang nonton film 22:30 :
Bupati : lagi nonton bokef nih dikamar , RA : Oke Maz, silahkan dilanjut ya? saya tak tidur aja. Bupati : Coba ada Kamu, langsung dipraktekin langsung ya. RA : Bagus ya Maz ? Bupati : Menurut kamu bagus nggak ? emang kamu nggak pernah nonton kayak ginian apa ? RA : Ga pernah maz (pertanyaan itu tak dijawab lagi)
Transcript kedua dihari yang sama  22:52 :
RA (wanita asal solo) : Nontonnya dimana Maz ?  Bupati : Dihotel juga bisa sekalian kita praktekan ! RA : ooouw , Bupati : Nggak mau ya.aa !  RA : Mau la,,saya belum pernah lihat sich. Bupati : Kamu lagi ngapain ? lagi nggak pakai baju ya ? (pertanyaan itu tak dijawab lagi)
Perlakukan inilah, kemudian memuculkan amarah masyarakat Inhu terhadap Bupati,Ketua KNPI Inhu, Supri Handayani menyatakan Kondisi ini adalah darurat moral, karena itu kami sengaja berkumpul, bermusyawarah untuk membahas dan merumuskan solusi dari segala bentuk keresahan dari seluruh masyarakat” Ujar Supri dalam keterangannya
Kasus itu pun berujung pada desakan ke DPRD Inhu untuk segera mengusut tuntas dugaan kasus tindakan amoral yang dilakukan Bupati Inhu Yopi Arianto dengan tindakan kongkrit, yaitu membentuk Panitia Khusus (Pansus).

 

Anaknya Bergelar SE, Diangkat Jadi Kasi di PU Kemendagri akan Batalkan Pengangkatan Anak, Menantu, dan Keluarga Anas sebagai Pejabat Riau

JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan membatalkan pengangkatan anak, menantu, serta kerabat Gubernur Riau Anas Makamun yang sekarang sudah ditempatkannya sebagai pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.

Pasalnya, pengangkatan anak, menantu, dan kerabat dekat Anas Makmun, dinilai telah melanggar peraturan perundang-pndangan dan tanpa melalui proses Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Daerah.

"Kemendagri segera melakukan evaluasi. Kalau pengangkatannya melanggar Undang-Undang tentu akan diproses. Kita akan memberikan petunjuk dan pedoman," tegas Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kemendagri, Djohermansyah Djohan, kepada politikriau.com, Jumat (11/4), di Jakarta.

Petunjuk dan pedoman tersebut, ungkap Djoherman, harus dilaksanakan oleh Gubernur Riau Anas Makmun. yaitu dengan melakukan pergantian pejabat baru yang saat ini diduduki oleh anak, menantu, dan kerabat dekat Anas.

"Memang tidak ada larangan kalau Anas Makmun mengangkat anak, menantu, dan kerabatnya sebagai pejabat. Namun, tentu harus memenuhi kompetensi. Semantara yang diangkatnya adalah mereka yang tidak memiliki kompetensi. Harusnya soal norma bisa dijaga gubernur dalam pengangkatan pejabat Riau," terangnya.

Sebagai Gubernur Riau, Djoherman menambahkan, seharusnya Anas Makmun paham bahwa standar dalam pengangkatan seorang pejabat negara atau pejabat daerah, harus memiliki kompetensi, kualitas, kapabilitas, senioritas, jenjang karir dan kepangkatan yang jelas, serta norma dan etika.

"Disamping itu, harus melalui proses Baperjakat. Kalau standar pengangkatan tersebut tidak dilalui, maka telah terjadi pelanggaran Undang-Undang dan pengangkatannya bisa di evaluasi Kementerian Dalam Negeri," jelasnya.

Seperti diketahui, Anas Makmun, kakek berumur 74 tahun itu, memboyong anak, menantu, dan kerabat dekatnya dari Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) lalu ditempatkan sebagai pejabat di lingkungan Pemprov Riau.

Noor Charis Putra SE, misalnya. Anak kandung Anas Makmun itu lahir 23 Mei 1987. Berarti, dia baru akan genap berusia 27 tahun di tanggal 23 bulan depan. Anak 'Atuk' bergelar 'Sarjana Ekonomi' itu sekarang jadi Kepala Seksi (Kasi) Jalan dan Jembatan bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Riau.

Menantunya, Dwi Agus Sumarno, pun ikut diboyong. Saat ini, menantu Anas Makmun itu telah menjabat sebagai Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Provinsi Riau. Sebelumnya, Dwi adalah Kepala Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus di Rohil.

Tak cuma anak dan menantu. Sejumlah kerabat dekat dari kampung Anas Makmun di Rohil juga diboyong ke Pekanbaru, lalu ditempatkan lagi di lingkungan Pemprov Riau.

Seperti Wan Amir Firdaus, sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Rohil, kini sudah menduduki kursi Asisten II Setdaprov Riau. Lalu, Dr Anwar, yang sebelumnya Kepala Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Rohil, oleh Anas Makmun dipercaya menjabat Direktur Utama (Dirut) RSUD Arifin Achmad Pekanbaru.

Menantu Gubernur Riau lainnya yang kecipratan 'jabatan' adalah Maman Supriyadi. Oleh sang mertua, Maman ditunjuk menjadi Manajer Klub Sepak Bola Riau, PSPS Pekanbaru.

Sementara, sumber-sumber terpercaya politikriau.com mengungkap pula, harusnya Jumat (11/4) pagi tadi kembali di gelar pengangkatan pejabat. Tapi, entah dikarenakan hal apa, hingga membuat Gubernur Riau Anas Makmun secara mendadak membatalkan rencananya sendiri itu.

Sumber mengatakan pula, diboyongnya Wan Amir Firdaus dari Pemkab Rohil, lalu ditempatkannya menjadi Asisten II Setdaprov Riau, merupakan langkah awal untuk selanjutnya diangkat sebagai Sekdaprov Riau, menggantikan posisi Zaini Ismail.

"Pelan tapi pasti, Anas mulai membangun kekuatan politik dan kekuasaan dalam pemerintahannya. Dia angkat satu per satu keluarga maupun orang-orang kepercayaannya ke posisi strategis supaya tidak terlalu kelihatan masyarakat," kata sumber ini.

Jumat, 11 April 2014

Perolehan Suara Naik, PKB Sulsel Buang JK

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Wacana Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengusung Jusuf Kalla (JK) sebagai calon Presiden RI bakal berakhir.
PKB kini mulai merencanakan "membuang" JK dari bursa bakal calon presiden usungannya. Malah, PKB merasa lebih percaya diri untuk mengusung Ketua Umum, Muhaimim Iskandar.

"JK waktu kampanye kemarin kan, tak berkeringat. Malah yang berkeringat itu Cak Imin (Muhaimin). Tak mungkin yang tidak berkeringat diambil," ujar Ketua DPW PKB Sulsel, Azhar Arsyad, Jumat (11/4/2014).
Persentase perolehan suara PKB yang mencapai sembilan persen atau urutan kelima, kata Azhar, merupakan hasil keras keras Cak Imin sekaligus Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI.
Dia dinilai sebagai sosok pendulang suara di tengah prahara melanda partai. JK juga dinilai tak mampu mendulang suara PKB di Sulsel.

Melihat perolehan suara berdasarkan hasil hitung cepat (quick count) PKB dimungkinkan berkoalisi bersama dengan PDI Perjuangan serta Partai Nasional Demokrat.
"Di situ nanti Cak Imin jadi 02 (calon wakil presiden)," ujar Azhar.

Wacana ini akan disampaikan kepada DPP PKB usai penetapan hasil pemilu.

PKB Sulsel menjual sosok JK pada kampanye pemilu. Slogan "PKB menang, JK presiden" pun dipopulerkan.(*)

Gaji Tembus Angka Rp10 Jutaan Per Bulan, TKI di Korsel Ogah Pulang

SAMPAI April 2014, jumlah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang habis masa kontrak kerja di Korea Selatan (Korsel) sebanyak 6.823 orang. Para TKI tersebut tidak mau kembali ke Indonesia karena ingin kembali bekerja di Negeri Ginseng itu.

"Mereka ingin kembali bekerja di sana karena gaji di sana terus naik setiap tahun selain situasi kerja yang bagus," kata Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemnakertrans), Reyna Usman.

Reyna menyebutkan, sampai tahun 2013 gaji TKI di Korsel sebesar 1,05 juta won Korsel per bulan atau setara dengan Rp 10,15 juta per bulan, dengan 1 won Korsel senilai Rp 10,47.

Menurut Reyna, sampai saat ini jumlah WNI di Korsel termasuk TKI sebanyak 35.421 orang. "TKI di Korsel semuanya TKI formal," kata dia.

Menurut Reyna, sebanyak 6.823 orang TKI yang tidak pulang atau overstayers di sana. Sebagiannya masih diperpanjang kerjanya tanpa mengurus dokumen perpanjangan kontrak bekerja di sana, dan sebagiannya berada di tempat penampungan yang disiapkan pengusaha Korsel.

"Pengusaha Korsel sayang dan cinta TKI karena mereka bekerja dan berkelakuan baik," kata Reyna.

Reyna mengatakan, pihaknya sedang berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dan Ditjen Imigrasi, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) untuk mengurus perpanjangan kontrak kerja mereka di sana.
"Biar mereka terus bekerja di sana supaya bisa menghidupi keluarga dan jelas membawa devisa untuk negara," kata dia.

Menurut Reyna, para TKI yang habis masa kontrak kerja dan tidak mau pulang itu merupakan TKI yang ditempatkan di sana pada tahun 2006, 2007, 2008, dan 2009.

Sebelumnya, akhir Februari 2014 di Jakarta, Atase Tenaga Kerja dari Kedutaan Besar Republik Korsel untuk Indonesia, Kim Dohyung, mengatakan, hampir semua pengusaha atau perusahaan di Korsel lebih suka memilih TKI untuk bekerja di perusahaanya dibandingkan dengan tenaga kerja dari negara lain. Sebab, TKI tekun bekerja dan mau belajar untuk lebih baik dalam bekerja.

Kim Dohyung mengatakan, kelebihan lain TKI dibanding tenaga kerja lain di Korsel adalah tidak banyak menuntut dan hampir tak pernah berbuat yang melanggar norma dan ketentuan perusahaan.

"Itu membuat perusahaan di Korsel suka dengan TKI," kata Kim Dohyung. (bsc)

Dirjen Otda: Anas Makmun Gubernur Pertama yang Tak Bisa Diatur dan Bersikap Seenaknya!

JAKARTA - Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Otda Kemendagri), Djohermansyah Djohan menegaskan, bahwa Gubernur Riau (Gubri) Anas Makmun adalah gubernur pertama di Republik Indonesia yang tak bisa diatur pemerintah pusat dan bersikap seenaknya sendiri. Padahal, sebagai gubernur, Anas Makmun adalah wakil pemerintah pusat di daerah sehingga sikap, tingkah laku, dan kebijakannya, harus tunduk pada pemerintah pusat dan bisa menempatkan diri sebagai pejabat negara. "Jangan seperti Gubernur Riau, yang tidak bisa diatur, dia bersikap seenaknya sendiri, sampai wartawan pun diusir. Kalau dia memang penyelenggara negara, tidak semestinya bersikap seperti itu," pungkas Djohermansyah Djohan, kepada politikriau.com, Jumat (11/4). Tindakan Anas Makmun yang mengusir wartawan KOMPAS, Syahnan Rangkuti, karena ingin menanyakan dugaan keterlibatannya dalam Gerakan Partai Komunis Indonesia (PKI) berdasarkan data Koramil-03/Bangko Dim-0303/BKLS, sangat tidak bisa dibenarkan. "Otonomi Daerah itu bukan untuk mengusir wartawan, tetapi untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, meningkatkan daya saing, dan kaitannya dengan peningkatan kesejahteraan daerah lainnya," papar Djohermansyah. Sebagai mantan Penjabat Gubri, Djoherman mengaku, ia malu dan gagal dengan gaya kepemimpinan Anas Makmun seperti itu. Padahal, selama menjabat sebagai Penjabat Gubri, dirinya telah melakukan penataan birokrasi agar jalannya pemerintahan di daerah berjalan efektif. "Karena itu, saya merasa tidak berhasil di Riau. Sebab, Gubernur Riau yang dihasilkan ternyata bisanya hanya mengusir wartawan. Sekali lagi ditegaskan, otonomi daerah bukanlah untuk ngusir wartawan," tandasnya. Malah, Djoherman sendiri mengaku kalau dirinya pernah mengalami perlakuan sangat tidak enak dari Anas Makmun ketika jadi Penjabat Gubernur Riau. Kala itu, Djoherman yang telah menyusun Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) untuk Pedoman Pembentukan Satuan-satuan Organisasi Pemerintahan Provinsi Riau, seenak saja dibatalkan Anas Makmun. "Saya sudah menyusun penataan organisasi birokrasi di Riau, tapi SK yang saya buat dicabut. Ya, itu terserah dia, Anas Makmun punya kewenangan karena dia Gubernur Riau. Tapi, SOTK tersebut untuk menata organisai birokrasi di Riau agar belanja modalnya lebih tinggi daripada belanja pegawai," terang Dirjen Otda Kemendagri ini. Ternyata, sikap otoriter, arogan, dan bertindak sesuka hati Anas Makmun, telah menjadi pembahasan di jajaran pemerintahan pusat. Terlebih lagi, keterlibatan Anas Makmun sebagai anggota PKI Golongan 'C' namun tidak diakui lewat surat pernyataannya, kini menjadi pusat perhatian pemerintah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI

Rabu, 09 April 2014

IRONI

South Korea ferry disaster: Hope exhausted in search for survivors

SEOUL — The official death toll in South Korea’s ferry disaster rose to 33 Saturday and, in a sign that hope had run out for finding survivors, authorities asked relatives of the missing to provide DNA samples to expedite the task of identifying bodies.
Officially, 269 were still listed as missing and the ship remained submerged off the southern coast. Cranes to hoist the vessel upright were brought to the site, but strong currents prevented authorities from deploying them.
Meanwhile, in comments made to reporters during his police arraignment and broadcast on Saturday, the captain explained the decision to tell passengers — including hundreds of high school students — to remain seated after the vessel began taking on water and eventually sank Wednesday.

Selasa, 08 April 2014

pemilu 2014

Merdeka.com - KPK telah mengirimkan surat edaran ke Kementerian-Kementerian agar tidak mencairkan dana bansos menjelang Pemilu 2014. Imbauan ini dilakukan agar pencairan dana bansos tidak dijadikan politik uang.

"Rekomendasi kita kan kemana-mana, jadi kami serahkan kepada mereka semua, selebihnya ketika itu menyimpang kami dari pencegahan sudah melakukan, adapun penindakan jangan salahkan kami," kata Wakil Ketua KPK bidang pencegahan, Adnan Pandu Praja di Gedung KPK, jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (8/4).

Agar tidak disangka melakukan politik uang, sebaiknya dana bansos dicairkan setelah pemilu. Dengan demikian dana bansos bisa tepat sasaran.

"Ini kenapa bansos minta ditunda, dihentikan atau kaji ulang, karena konteksnya ke sana, dalam macam cara untuk melakukan politik uang, kita sudah deteksi dan rekomendasi kepada pemerintah secara jangka panjang agar tidak terlibat dalam proses dana optimalisasi," tandasnya.

KPK sebelumnya menyoroti 14 Kementerian menjelang pemilu ini karena terindikasi Kementerian tersebut ditunggangi petinggi partai politik terkait pencairan dana bantuan sosial.

"Ada kenaikan spektakuler dari hibah dari APBD sebanyak 30 persen. Ada kenaikan dana itu ada di 14 Kementerian itu. Jadi ada kenaikan angka. Saya lupa persisnya. Kementerian itu di antaranya, Kementan, Kemenkop, Kemensos, Kemenpera, Kementerian Pertanian, Kemendikbud ada, Kementerian Kesehatan ada dan lain-lain," kata Direktur Litbang KPK, Dwi Santoso pekan lalu.